BILA CINTA TAK SAMPAI

BILA CINTA TAK SAMPAI
sett dekor luncur BCTS

Senin, 12 Juli 2010


*Aku memang Naga. Aku melanglang Buana, terbang melayang di angkasa. Melihat Teater Besar sedang di gelar di muka bumi. Dahsyat, banyak berbuat mesum bercinta diri sendiri, saling sikat rezeki, saling makan dan unjuk gigi, berlomba rakus, saling baku ringkus, saling baku mampus. Dahsyat, seru dan kuat. Miris, melihat manusia berteater di muka bumi. Harusnya mereka' Berseni Teater ', indah, nikmat dilihat dan di rasa.. 16 April jam 5:17 ·

Ranu Biru
Tapi sudah menjadi fitrah dan biasa mas bahwasanya hidup ini panggung sandiwara..hehe
16 April jam 5:35

Mahyudin Mh
Mungkin manusia lupa bahwa hidup di dunia adalah semu, nikmat sementara. Kalauo dunia yang d kejar ya bagaimana itu jadinya. aMak bertaubatlah. Karena semua hanya merugikan orang lain, terutama keluarga, menjadi korbannya kelak. Mas sama-sama kita sadarkan mereka yang berbuat begitu. Dengan memohon kepada Allah agar dituntun ke jalan yang benar. Amin 16 April jam 8:14 ·

*Sudah nasibku harus melata dan melayang, melanglang buana. Aku bahagia kalau temanku, tetanggaku, orang lain bahagia dan sejahtera. Aku tidak ingin sesuatu yang berlebih untuk diriku sendiri, aku ingin berbagi, karena hidupkupun dari keperdulian orang lain yang beraura malaikat, yang mau membagi pada diriku. Maka aku tersenyum bila melihat ada sesuatu yang tersembunyi, karena aku baca tanda-tanda dan untuk itu aku tahu. 18 April jam 5:05 ·

*Dan Naga selalu tak ingin berbenturan, meskipun dibilang penakut. Itu karena aku tak bisa melihat orang kalah, kecewa, dan malu.Mulutku saja yang menyeramkan, mulut naga, tapi tubuhku indah. Maka aku selalu menghindar dari kekerasan, ketegangan dan perdebatan.. 18 April jam 5:11

*Sang Naga memang harus melata, melayang melanglang buana. Dia bahagia kalau teman, tetangga, orang lain bahagia dan sejahtera..Dia tidak ingin sesuatu yang berlebih, dia ingin berbagi, karena hidupnya pun dari keperdulian orang lain yang mau membagi pada dirinya. Maka dia tersenyum bila melihat ada sesuatu yang tersembunyi. Karena Naga membaca tanda-tanda, dan karena itu dia tahu kapan harus menangkap petir.. 19 April jam 7:17 ·

*Sang Naga biasanya akan mundur atau mengalah menghadapi sesuatu yang kaku dan tidak lentur. Dia tidak mau bersitegang dikemudian hari, lebih baik mengalah atau mundur, menghadapi taktik dan strategi. Karena hidupnya polos dan bersahaja. Dia tak mau merebut, tapi mau diberi. Dia sangat membutuhkan keperdulian, maka dirinya tak mau berlebihan dan mau berbagi.
20 April jam 8:52 ·

Edo Bali
HAHAHA....Bagus , Bener banget...Hai sang Naga , keluarlah , terlalu carut marut negeri ini (^_^)
20 April jam 13:51


Sutarno Sk
Teater Kail
Bekasi, 1 Juli 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar